Technical Chart Details

MACD CHART (Moving Average Convergence Divergence)

MACD adalah indikator untuk kelebihan beli atau kelebihan jual dengan melihat hubungan antara MA jangka panjang dan pendek. Garis MACD adalah selisih dari 2 MA diatas. Garis kedua yaitu garis tanda adalah MA jangka pendek dari garis MACD.

Rumus EMA1T = EMA1T-1 + SF1(PT – EMAT-1)
EMA2T = EMA2T-1+ SF2(PT – EMAT-1)
MACD = EMA1 – EMA2T-1
SL = MACDT-1 + SLSF(MACDT – MACDT-1)
Dimana: EMA1T = Nilai Sekarang Dari EMA yang Pertama.
EMA2T = Nilai Sekarang Dari EMA yang Kedua.
EMA1T-1 = Nilai Sebelumnya dari EMA yang Pertama
EMA2T-1 = Nilai Sebelumnya dari EMA yang Kedua
SF1 = Faktor ”Smoothing” dari EMA1
SF2 = Faktor ”Smoothing” dari EMA2
MACDT = Nilai MACD Sekarang.
MACDT-1 = Nilai MACD Sebelumnya.
SL = Garis Tanda
SLSF = Faktor “Smoothing“ garis tanda

Interpretasi Secara Umum:
Tanda beli terjadi jika garis MACD dibawah garis tanda dan lalu memotong garis tanda.
Titik dimana MACD memotong garis tanda adalah merupakan indikator beli.
Tanda Jual terjadi jika garis MACD memotong garis tanda dari atas.

RSI (Relative Strengh Index)
RSI merupakan indikator kelebihan jual atau beli yang diplot secara vertical dengan nilai dari 0 sampai 100.

Rumus RSI = 100 x 100 / (1+RS)
MRSI = (MA yang dimodifikasi terhadap X hari yang ditutup naik)/
(MA yang dimodifikasi terhadap X hari yang ditutup turun)
Dimana MA = Moving Average

Interpretasi Secara Umum:
Jika nilai RSI dibawah 30, maka kondisi yang terjadi adalah kelebihan jual.
Sedangkan jika nilai RSI diatas 70, maka kondisi yang terjadi adalah kelebihan beli.

Back to Help

Copyright 2001 - 2004 © PT. RTI Infokom
All Rights Reserved